Beranda > metodologi penelitian > penentuan judul, Analisis Faktor Perilaku Konsumen Terhadap Keputusa Beli Suatu Merek (im3 / Toyota)

penentuan judul, Analisis Faktor Perilaku Konsumen Terhadap Keputusa Beli Suatu Merek (im3 / Toyota)

Judul : Analisis Faktor Perilaku Konsumen Terhadap Keputusa Beli Suatu Merek (im3 / Toyota)

Alasan :

produsen memerlukan strategi dengan tujuan mencapai keunggulan bersaing dan memerlukan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini berdampak pada persaingan dunia usaha yang semakin meningkat, baik perusahaan yang bergerak di bidang industri, perdagangan maupun jasa. Perubahan sosial ekonomi mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli, baik untuk kebutuhan primer maupun sekunder. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka perusahaan memerlukan berbagai usaha agar tujuan yang telah direncanakan dapat tercapai. Produk yang berkualitas dengan harga bersaing merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan, yang pada akhirnya akan dapat memberikan nilai kepuasan yang lebih tinggi kepada pelanggan. Pelanggan kini memiliki tuntutan nilai yang jauh lebih besar dan beragam karena pelanggan dihadapkan pada berbagai pilihan berupa barang maupun jasa yang dapat mereka beli. Dalam hal ini penjual harus memberikan kualitas produk yang dapat diterima, karena bila tidak, pelanggan akan segera beralih kepada pesaing.

Pengetahuan tentang produk, harga, promosi dan distribusi merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dan mendorong seorang konsumen untuk membeli barang yang ditawarkan. Kebutuhan pengetahuan terhadap faktor-faktor bauran pemasaran juga semakin diakui oleh para pengusaha dalam menentukan keputusan beli suatu merek.

Teori :

  • Kesuksesan dalam persaingan akan dapat dipenuhi apabila perusahaan bisa menciptakan dan

mempertahankan pelanggan (Tjiptono, 1997: 19).

  • pembeli merasa tidak puas atau merasa tidak puas dengan suatu pembelian terletak pada hubungan antara harapan konsumen dan prestasi yang diterima dari produk. Apabila produk tidak memenuhi harapan, konsumen merasa tidak puas. Apabila memenuhi harapan, konsumen merasa puas. Apabila melebihi harapan, konsumen akan merasa mat puas.. (Musclichah et al,2005)
  • Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :
  1. Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.

2. Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.

3. Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian.

  • Menurut Essael (1987: 11) ada tiga faktor yang mempengaruhi pengambilan

keputusan konsumen yaitu: (1) faktor individual konsumen yang meliputi

pendidikan dan penghasilan konsumen; (2) pengaruh lingkungan; (3) strategi

pemasaran. Strategi pemasaran merupakan variabel yang dapat dikontrol oleh

pemasar dalam usaha memberi informasi dan mempengaruhi konsumen. Variabel

ini adalah produk, harga, distribusi dan promosi.

  • Iklan mempengaruhi minat beli konsumen dalam tindakannya dan

keyakinannya akan merek produk yang ditawarkan perusahaan. Peran iklan

dalam mempengaruhi penjualan seperti yang terlihat dari berbagai teknik

periklanan televisi dengan tingkat eksposur iklan memberikan image

tersendiri bagi konsumen (Lutz : 1995).

  • Fungsi iklan selain sebagai promosi juga berfungsi

(Kotler : 2000); menginformasikan suatu produk atau jasa ataupun profit

perusahaan dan sebagai media untuk mengingatkan konsumen terhadap suatu

produk atau jasa.

  1. Belum ada komentar.
  1. Oktober 21, 2010 pukul 2:20 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: